Pembentukan Mahasiswa Teologi sebagai Calon Pemimpin Umat : Analisis Reflektif Ketokohan Daud ‘Sebelum dan Sesudah’ menjadi Raja
DOI:
https://doi.org/10.64005/jtpk.v4i1.268Keywords:
Formation, Theology Students, Spirituality, Knowledge, Character, Leadership, ServiceAbstract
The challenge of forming Generation Z theology students to become future leaders and servants of the community is increasingly urgent in the digital era with all its excesses. This study aims to prove that the formation of theology students can occur organically and progressively to prepare them with the qualities needed by the church and other service institutions. Using biblical studies by analyzing the character based on Sindunata Kurniawan's five formations: Spiritual Formation, Knowledge, Personality/Character, Leadership, and Service, the author conducts reflective analysis steps with a 'before' and 'after' perspective on the figure of David. David was chosen because he exemplifies a leader who underwent a thorough and meaningful formation process, and can be studied before and after he became king. This serves as a reflective study for student formation before and after they graduate and enter professional ministry. This research demonstrates that, like David, theology students can also develop into community leaders by undergoing in-depth, extensive, integrative, and authentic formation processes, which can be achieved through learning in theology classrooms, practical ministry, dormitory life, personal and communal worship, independent study, and relationships and interactions with the world of ministry in the light of truth.
Abstrak. Tantangan formasi mahasiswa teologi generasi Z untuk menjadi pemimpin dan pelayan umat masa depan saat ini semakin urgent dihadapi di era digital dengan segala eksesnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa formasi mahasiswa teologi dapat terjadi secara organik dan progresif untuk mempersiapkan mereka dengan kualitas diri yang diperlukan gereja dan institusi pelayanan lainnya. Menggunakan kajian biblikal dengan melakukan analisis ketokohan berdasar 5 formasi Sindunata Kurniawan yakni Formasi Spiritual, Pengetahuan, Kepribadian/ Karakter, Kepemimpinan dan Pelayanan, penulis melakukan langkah-langkah analisis reflektif dengan sudut pandang ‘before’ and ‘after’ terhadap tokoh Daud. Daud dipilih karena menjadi contoh pemimpin yang mengalami proses pembentukan yang baik dan dapat dikaji sebelum dan sesudah ia menjadi raja. Ini menjadi kajian reflektif bagi pembentukan mahasiswa sebelum dan sesudah mereka tamat dan terjun ke pelayanan secara profesional. Melalui penelitian ini didapati bahwa sebagaimana Daud, mahasiswa teologi juga dapat berproses menjadi pemimpin umat dengan menjalani semua proses pembentukan in-depth, ekstensif, integratif dan otentik yang bisa didapat melalui semua proses belajar di ruang kelas teologi, pelayanan praktis, kehidupan asrama, ibadah personal dan komunal, studi mandiri, relasi dan interaksi dengan dunia pelayanan dalam terang kebenaran
References
Adon, Mathias Jebaru. “Menumbuhkan Karakter Kepemimpinan Yang Melayani.” BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2021): 100–114.
Arum, Lingga Sekar, Amira Zahrani, and Nickyta Arcindy Duha. “Karakteristik Generasi Z Dan Kesiapannya Dalam Menghadapi Bonus Demografi 2030.” Accounting Student Research Journal 2, no. 1 (2023): 59–72.
Gultom, Patar Aprizal. “Pemuridan Bagi Apologetika Kaum Awam Di Era Digital.” Jurnal Teologi Berita Hidup 6, no. 1 (2023): 234–248.
Hapsari, Rinanti, Syarifaniaty Agustina, Richy Wijaya, and Mia Rahma Romadona. “Kurangnya Keterampilan Komunikasi Generasi Z Memasuki Pasar Kerja.” Jurnal Pekommas 9, no. 1 (2024): 55–65.
Herman, Samuel, and Citra Mirani Lasakar. “Menggali Hikmah Kepemimpinan Mendalam Dari Perumpamaan Tentang Talenta Dalam Matius 25: 14-30.” Jurnal Teologi Cultivation 8, no. 2 (2024): 219–234.
Illu, Wilianus. “Esensi Kepemimpinan Dalam Perspektif Perjanjian Lama.” Missio Ecclesiae 6, no. 2 (2017): 198–220.
Karim, Bisyri Abdul. “Teori Kepribadian Dan Perbedaan Individu.” Education and Learning Journal 1, no. 1 (2020): 40–49.
Sipayung, Gerhard Eliasman. “Kepemimpinan Daniel, Azarya, Misael, Hanaya Sebagai Figur Minoritas Bangsa Yahudi Di Kalangan Mayoritas Bangsa Babel: Model Kepemimpinan Untuk Para Pemimpin Kristen Dalam Kancah Perpolitikan Indonesia.” (n.d.).
Suarningsih, Ni Made, I Gusti Ngurah Santika, Ariance Rambu Bangi Roni, and Rai Jaya Kristiana. “Pendidikan Karakter Di Indonesia Dalam Berbagai Perspektif (Definisi, Tujuan, Landasan Dan Prakteknya).” JOCER: Journal of Civic Education Research 2, no. 2 (2024): 61–73.
Subowo, Adhika Tri. “Membangun Spiritualitas Digital Bagi Generasi Z.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 5, no. 2 (2021): 379–395.
Wati, Budi, and Yusup Rogo Yuono. “Studi Komparatif Kepemimpinan Daud versus Kepemimpinan Saul Serta Implementasinya Bagi Kepemimpinan Gereja Masa Kini.” Prosiding STT Sumatera Utara 1, no. 1 (2021): 95–102.







